Ikang & Marissa's Quotation

Books, to the reading child, are so much more than books - they are dreams and knowledge; they are a future, and a past." (Esther Meynell dalam Marissa Haque & Ikang Fawzi)

Marissa Haque Personal Blog for BKKBN

Marissa Haque Personal Blog for BKKBN
Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional

Bahasa Kasih Ikang Fawzi & Marissa Haque

Bahasa Kasih Ikang Fawzi & Marissa Haque
Dua Anak Itu Cukup, Laki-laki atau Perempuan Sama Saja: Ikang Fawzi & Marissa Haque

The Fawzi's Family Team of 2010

The Fawzi's Family Team of 2010
Ikang Fawzi, Marissa Haque, Bella Fawzi, Chikita Fawzi

Philosophy Keluarga Ikang Fawzi & Marissa Haque (2010)

Keluarga Kecil, Keluarga Terncana, Keluarga yang Mampu Menjawab Tantangan Zaman: Ikang Fawzi & Marissa Haque Fawzi







1, BKKBN, Marissa Haque (The Wife of Ikang Fawzi) on Public Corner , Metro TV 31-05-2011 03.30PM

1, BKKBN, Marissa Haque (The Wife of Ikang Fawzi) on Public Corner , Metro TV 31-05-2011 03.30PM, Mother of Isabella Fawzi & Chikita Fawzi.wmv

2, BKKBN, Marissa Haque (The Wife of Ikang Fawzi) on Public Corner , Metro TV 31-05-2011

2, BKKBN, Marissa Haque (The Wife of Ikang Fawzi) on Public Corner , Metro TV 31-05-2011

3, BKKBN, Marissa Haque (The Wife of Ikang Fawzi) on Public Corner , Metro TV 31-05-2011 03.30PM

3, BKKBN, Marissa Haque (The Wife of Ikang Fawzi) on Public Corner , Metro TV 31-05-2011 03.30PM, Mother of Isabella Fawzi & Chikita Fawzi.wmv
Tampilkan postingan dengan label Bella Fawzi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bella Fawzi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Juni 2011

Ikang Fawzi Ternyata Juga Berdarah Mandar: TRIBUN-TIMUR.COM (Makassar)



Tribun Timur - Jumat, 11 Maret 2011 00:16 WITA
 MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - 
Penyanyi rock Ikang Fawzi ternyata memiliki darah Mandar. Ayahnya Fauzi Abdul Rani yang juga mantan Duta Besar RI untuk Pakistan adalah pria asal Sulawesi Barat namun sejak kecil menetap di Kalimantan.

Suami Marissa Haque itu mengungkapkan hal ini kepada Tribun saat ia mengunjungi wahana permainan Trans Studio Makassar.

"Kalau ke Sulawesi itu serasa pulang kampung, soalnya ayah saya itu orang Sulawesi Barat. Dia suku Mandar. Saya juga akhirnya banyak tahu tentang Mandar," kata Ikang didampingi Marissa Haque.

Politisi Partai Amanat Nasional ini juga menggarap album yang rencananya diluncurkan di Liquid Cafe Grand Clarion Hotel and Convention dalam waktu dekat. Nama albumnya ini BIL dan salah satu judul lagunya Hancur.

"Tema album saya ini sosial. Judul lagu Hancur itu untuk menggambarkan rakyat yang sudah hancur hatinya karena terus dijanji pemerintah," jelasnya.

Untuk produksi dan distribusi album ini, pengurus Kamar Dagang dan Industri ini berencana menggandeng toko buku terbesar di Indonesia, Gramedia.

Penulis : Edi Sumardi
Editor : Amir Pallawarukka
Sumber(1): http://marissa-haque-dan-ikang-fawzi.blogspot.com/
Sumber(2): http://makassar.tribunnews.com/2011/03/11/ikang-fawzi-mengaku-berdarah-mandar


Selasa, 21 Desember 2010

KB & Distribusi Kesejahteraan Sangat Dekat, BMT Salah Satu Solusi: Marissa Haque & Ikang Fawzi

Tips Mendirikan BMT yang Untung (Dakwah bil Hal yang Marissa Haque Laksanakan)

Banyak kita baca di media massa BMT (Baitul Maal wa tamwil) yang merugi dan berguguran. Itu selain karena pengurus kurang profesional dan amanah juga karena strategi yang digunakan keliru. Misalnya pinjaman diberikan untuk pinjaman konsumtif seperti kredit motor. Padahal harusnya untuk pinjaman produktif sehingga bagi hasil bisa berjalan dan dinikmati.

Selain itu pola Grameen Bank yang berhasil memberikan pinjaman tanpa agunan tapi tingkat pengembaliannya tinggi juga bisa ditiru. GB hanya memberikan pinjaman tanpa agunan pada kelompok yang terdiri dari 5 orang. Pinjaman pertama untuk 2 orang. Setelah lunas pinjaman diberikan pada 2 orang berikutnya. Setelah lunas lagi baru diberikan pada yang terakhir. Setiap peminjam harus menabung sejumlah kecil uang.

Berikut bagi pengalaman yang diberikan oleh pak Ediyus di Riau yang berhasil mengembangkan BMT dari modal Rp 100 juta hingga menjadi Rp 3 milyar!

BMT secara badan hukum harus berbentuk koperasi, dalam prakteknya BMT di-awasi oleh PINBUK, sebagaimana juga koperasi pada umumnya, maka para pendiri diperbolehkan mempunyai hak-hak khusus. Mungkin untuk kriteria pendirian lebih baik bertanya langsung pada PINBUK, karena pada prinsipnya PINBUK tsb sama setiap daerahnya.

Dalam AD/ART, sebaiknya kita harus benar-benar membuat batasan tegas agar BMT tsb benar-benar berjalan sesuai dengan Syari’ah, biasanya poin yang sangat rentan adalah masalah bentuk-bentuk dan tatacara peminjaman, serta kemana dana yang dipinjamkan tsb digunakan.

Juga untuk mengantisipasi masuknya ide sekuler, maka pada AD/ART nya BMT yang akan dirikan, sebaiknya dibuat dipasal tentang hak suara… yaitu hak suara antara Anggota Istimewa dan Anggota Biasa… anggota Istimewa tadi yaitu para pendiri dan atau yang memiliki dana yang besar di BMT, memiliki hak suara lebih…. nah, jika ada anggota baru mau memasukan dana yang cukup signifikan, maka perlu persetujuan Anggota Istimewa tadi… Dan jangan lupa untuk menambahkan bahwa ide/usulan dari anggota, baru akan dijalankan setelah mendapat legalisasi dari dewan syariah…. dewan syariah biasanya terdiri dari alim ulama yang mengerti tentang bisnis Islami….

Karena berbentuk koperasi, tentunya modal awal BMT tidaklah besar, maka sebaiknya BMT didirikan disekitar pasar, karena sektor inilah yang paling menunjang pertumbuhan BMT. Kita bisa memberikan pinjaman dengan sistem mudharabah pada pedagang kecil, yang insya ALLAH bisa dihitung keuntungannya harian, jadi mereka bisa setor harian. Lagi pula BMT juga bisa mengeliminisir ijon atau rentenir. SubhanaLLAH, BMT Bina-Swadaya yang berada di Duri-RIAU, yang tadinya hanya bermodal sekitar 100Juta, saat ini sudah mengelola sekitar 3-milyar.

Sebaiknya BMT diarahkan pada pinjaman produktif, ketimbang konsumtif, banyak kegagalan terjadi ketika BMT tsb diawali dengan kegiatan konsumtif seperti pendanaan pembelian barang (sepeda motor, HP, perabot, dll), karena harta-harta yang dibelikan tsb kemungkinan besar tidak menghasil nilai tambah dari segi ekonomi.

Lain halnya dengan pinjaman produktif, pihak BMT bisa memberikan pasal, untuk memberi-hak pada BMT untuk ikut campur-tangan dalam proses usaha, agar usaha tadi tidak jatuh. Tentunya BMT harus mengeluarkan ekstra effort untuk melakukan pembinaan mereka, namun hal tsb-lah nilai plus BMT, sehingga insya ALLAH kedepannya BMT bisa mencetak pribadi-pribadi muslim yang mandiri yang cekatan dalam berbisnis. Dan bisa mengangkat martabat mustahik menjadi muzakki, insya ALLAH.

Hmmm, mungkin segini dulu Akhi…. Afwan jika uraiannya kurang nyambung, jika ada pertanyaan lanjutan silahkan, insya ALLAH jika ana bisa menjawab akan ana jawab, jika tidak akan ana refer ke-teman yang lebih ahli.

Wassalaammu’alaykum wa rahmatuLLAHI wa barakatuh,

Ediyus Hz

Sumber: http://marissahaque-bmt.blogdetik.com/2010/11/12/tulisan-dari-ediyus-hz-tips-mendirikan-bmt-yang-untung-dalam-hj-marissa-haque-fawzi/

Selasa, 05 Oktober 2010

Surat Ikang Fawzi dan Marissa Haque untuk Bella Fawzi dan Chikita Fawzi

Fwd surat Ikang Fawzi dan Marissa Haque untuk kedua putri remajanya Bella Fawzi dan Chikita Fawzi> Wahai anakku sayang, jika engkau masih hidup di pagi hari, jangan anggap di sore hari pun engkau masih hidup, dan jika engaku ada di sini bila sore tiba, jangan anggap sore engkau masih hidup.

Kemarin adalah masa lalu dan telah berlalu dengan segala kandungannya, yang akan menjadi saksi yang menguntungkan atau merugi bika Kiamat tiba. Adapun besok, engkau tidak tahu apakah engkau akan tetap hidup pada waktu itu atau tidak.

Engkau hanyalah putraku secara jasmaniah, karena itu jangan gegabah dalam bergaul. Jauhilah teman yang akidahnya tidak kokoh, yang lahirnya tampan atau cantik tapi batinnya keras membatu terhadap kebenaran dan ajaran-Nya.

Ini hanya segores rinduku padamu ... wahai anakku ... terinsipirasi dari tuliusan Syaikh Abdul Qadir al-Jailani

Selasa, 30 Maret 2010

Tiga Mutiara Hatiku: Marissa Haque Fawzi

Mencinta sang Ayah secara total terasa dan terlihat didepan mata, serasa 'Surga' sudah didepan mata. Jazakulullah khoir Ya Rob... ni'mat mana lagi yang dapat aku dustakan? Tak ada Ya Allah... tak adaaaa....

Hal yang saya coba jabarkan diatas menjadi keniscayaan karena alhamdulillah kami telah bersepakat hanya memiliki dua anak saja--laki-laki dan atau perempuan sama saja!

Mencintai Keluarga: Ikang Fawzi

Rahasia kenapa Ikang Fawzi terpilih menjadi Duta Kebun Raya dan LIPI tahun 2010 adalah karena ia sangat mencintai keluarganya serta ia sangat mencintai kebersihan dan keseimbangan lingkungan hidup di Indonesia.

Sumber: http://www.gosiponline.com/

Tak Sengaja Berakhir Tahun 2005 dengan Keluarga Meneg PP: Marissa Haque & Ikang Fawzi

Ke Bandung pada Tahun 2005 kami sekeluarga masih menggunakan pesawat mini bermerek Deraya Air. Didalam pesawat mini buatan Perancis inilah terlihat bertapa keluarga anak founding father kita Bung Hatta yang sekaligus juga pada tahun 2005 lalu adalah Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Prof Dr Meuthia Hatta adalah teramat-sangat-kelewat sederhana.

Kami sekeluarga naik pesawat rakyat, dan keluarga Menteri Negara sekeluarga juga naik pesawat rakyat, subhanallah... layaknya sang ayah yang hidupnya sangat sederhana. begitu juga kami menyaksikan bahwa like father like daughter benar-benar nyata adanya. Bahwa keluarga sang anak sangat persis seperti ajaran sang intelektual Indonesia seorang doktor dibidang ekonomi kerakyatan Bung Hatta. Nama besar dan nama baik sang ayah melalui anak dan mantunya menyebar cepat kepada seluruh anggota keluarga kami. Termasuk bagaimana membuat keluarga kecil kami kelak yang akan mampu menjawab tantangan zaman.

Ya benar, KB atau Keluarga Berencana adalah jawabannya!

Ketepatan strategi untuk keyakinan masa depan lebih berkualitas melalui keyakinan bahwa 2 anak cukup adalah sebuah maha-karya keluarga muda Indonesia!

Prinsip "Segitiga Munasinghe" untuk Antisipasi Ledakan Penduduk: Marissa Haque (dari PSL-IPB)

Prinsip "Segitiga Munasinghe" untuk Antisipasi Ledakan Penduduk: Marissa Haque (dari PSL-IPB)
Duta BKKBN Marissa Haque Fawzi (Istri Ikang Fawzi)

Berakhir Tahun bersama Keluarga Prof. Dr. Sri Edi Swasono

Berakhir Tahun bersama Keluarga Prof. Dr. Sri Edi Swasono
Naik Pesawat Rakyat Deraya, Akhir Tahun bersama Prof Dr. Meuthia Hatta dan Kel (Meneg PP 2005)

Kembang Setaman Rumahtangga Ikang & Marissa

Kembang Setaman Rumahtangga Ikang & Marissa
Kembang Setaman Rumahtangga Ikang & Marissa

BASF Award ke Mannheim, West Germany Hadiah Allah bagi Pernikahan Siri Kami (Sept 1986)

BASF Award ke Mannheim, West Germany Hadiah Allah bagi Pernikahan Siri Kami (Sept 1986)
BASF Award ke Mannheim, West Germany Hadiah Allah bagi Pernikahan Siri Kami (Sept 1986)

Daddy's Approach untuk Keluarga Kecil Menjawab Tantangan Zaman, Ikang Fawzi, Bella dan Chikita

Daddy's Approach untuk Keluarga Kecil Menjawab Tantangan Zaman, Ikang Fawzi, Bella dan Chikita
Daddy's Approach untuk Keluarga Kecil Menjawab Tantangan Zaman, Ikang Fawzi, Bella Fawzi, dan Chikita Fawzi

Ikang Fawzi dan Marissa Haque saat Pacaran (dirumah Lapagan Roos Raya No.36, Tebet Utara, Jaksel)

Ikang Fawzi dan Marissa Haque saat Pacaran (dirumah Lapagan Roos Raya No.36, Tebet Utara, Jaksel)
Kesepakatan Punya anak Hanya 2 Saja: Ikang Fawzi & Marissa Haque

Daftar Blog Saya