Ikang & Marissa's Quotation

Books, to the reading child, are so much more than books - they are dreams and knowledge; they are a future, and a past." (Esther Meynell dalam Marissa Haque & Ikang Fawzi)

Marissa Haque Personal Blog for BKKBN

Marissa Haque Personal Blog for BKKBN
Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional

Bahasa Kasih Ikang Fawzi & Marissa Haque

Bahasa Kasih Ikang Fawzi & Marissa Haque
Dua Anak Itu Cukup, Laki-laki atau Perempuan Sama Saja: Ikang Fawzi & Marissa Haque

The Fawzi's Family Team of 2010

The Fawzi's Family Team of 2010
Ikang Fawzi, Marissa Haque, Bella Fawzi, Chikita Fawzi

Philosophy Keluarga Ikang Fawzi & Marissa Haque (2010)

Keluarga Kecil, Keluarga Terncana, Keluarga yang Mampu Menjawab Tantangan Zaman: Ikang Fawzi & Marissa Haque Fawzi







1, BKKBN, Marissa Haque (The Wife of Ikang Fawzi) on Public Corner , Metro TV 31-05-2011 03.30PM

1, BKKBN, Marissa Haque (The Wife of Ikang Fawzi) on Public Corner , Metro TV 31-05-2011 03.30PM, Mother of Isabella Fawzi & Chikita Fawzi.wmv

2, BKKBN, Marissa Haque (The Wife of Ikang Fawzi) on Public Corner , Metro TV 31-05-2011

2, BKKBN, Marissa Haque (The Wife of Ikang Fawzi) on Public Corner , Metro TV 31-05-2011

3, BKKBN, Marissa Haque (The Wife of Ikang Fawzi) on Public Corner , Metro TV 31-05-2011 03.30PM

3, BKKBN, Marissa Haque (The Wife of Ikang Fawzi) on Public Corner , Metro TV 31-05-2011 03.30PM, Mother of Isabella Fawzi & Chikita Fawzi.wmv
Tampilkan postingan dengan label BKKBN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BKKBN. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 Juni 2011

Program KB dalam Keluarga Presiden RI Sangat Baik: Marissa Haque & Ikang Fawzi

  05 October 2009 , 

Sumber: http://umum.kompasiana.com/2009/10/05/program-kb-presiden-sby-bagus-di-lanjutkan-marissa-haque-ikang-fawzi/




1-ledakan-pendukuk-marissa-haque
 Lanjutkan Program KB: BKKBN Menjawab Ancaman Ledakan Penduduk
3-ledakan-pendukuk-marissa-haque-artis-peduli-kb-dua-anak-cukup-marissa-haque-nurul-arifin-rieke-pitaloka-4

2-bkkbn-marissa-haque-fawzi-head-for-blogspotcom-artis-peduli-kb-dua-anak-cukup-marissa-haque-nurul-arifin-rieke-pitalokajpegTidak fair rasanya jikalau seluruh program yang dirancang pemerintaha rezim SBY dianggap semuanya harus dikritik. Seperti layaknya tidak semua program Orde Baru buruk semisal program KB dan ABRI Masuk Desa-nya yang bila dilanjutkan sampai dengan sekarang dapat melindungi keluarga pengusaha kecil menengah didesa-desa tingkat kelurahan dan kecamatan dari serbuan pengusaha retail global dalam era globalisasi sekarang ini. Termasuk juga bila kita mengaitkannya dengan ancaman ledakan penduduk di Indonesia. Sempat berkondisi sangat baik sebelum reformasi, namun lepas tanpa kendali pasca reformasi! Apalagi diantara kelompok masyarakat tertentu yang mempunyai pendapat banyak anak akan semakin banyak rezeki. Tentu hal ini tidak dapat ditoleransi lagi dalam konteks kekinian. Dimana semua menjadi serba sulit dan sangat sulit.
6-ledakan-pendukuk-marissa-haque-sby-dan-keluarga1Didalam abad ke 21 ini manusia menjadi saling berebut untuk sekedar bertahan hidup. Pada dasarnya manusia tidak dapat hidup tanpa: (1) udara; (2) air; dan (3) makanan. Ditengah ancaman Global Climate Change dan Global Warming, semuanya sekarang menjadi serba terbatas. Ilmu ini yang saya pelajari pada semester satu saat masuk dikelas Eksekutif Program Doktor PSL-IPB. Pengajarnya adalah mantan Sekretaris Program Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Hidup-IPB yaitu Ibu Dr. Ir. Etty Riani, MSi yang menjarkan pada kami dengan sangat sabar dan lembut hati. Ibu dosen Etty yang sangat ahli didalam pencemaran air dan ikan ini terus-menerus mengingatkan anak didiknya agar mampu menjaga keseimbangan: (1) ekologi; (2) ekonomi; dan (3) sosial. Selama hanpir enam bulan pertama kami terus-menerus ‘dijejali’ dengan teori dan konsep “Segi Tiga Munasinghe.” Sehingga sampai hari inipun jikalau saya mengigau dalam tidur, maka yang keluar dari ungkapan kata yang meluncur melalui bibir adalah teori keseimbangan alam semesta dari Bapak Munasinghe yaitu ekologi-ekonomi-sosial!
5-ledakan-penduduk-marissa-haque-fawi-dua-anak-cukupPernah dilibatkan penuh didalam kampanye antisipasi ledakan penduduk diera Presiden SBY, saya dan Ikang bersama beberapa public figure lainnya kemudian dinobatkan menjadi figur yang layak dicontoh didalam memilki anak hanya dua saja – laki-laki atau perempuan sama saja. Sehingga diluar semua carut-marut urusan penegakan hukum dan politik yang sangat amburadul dan anti demokrasi saya ingin konsisten didalam mendukung langkah Presiden SBY dalam koridor antisipasi ancaman ledakan penduduk bersama BKKBN – saya tidak ingin mengaitkannya dengan ledakan lainnya semacam bom Hotel Marroit dan Ritz.
Sebagai kepala rumah tangga – diluar sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan cq sebagai Presiden RI – Presiden SBY dan Ibu Ani mampu menjaga komitmen dengan hanya memiliki dua anak saja. Tidak perduli bahwa kedua anak beliau berdua adalah laki-laki semua. Hal ini patut disebar kepada semua keluarga muda Indonesia bila ingin mengatur wealth family management agar dapat menajwab tantangan zaman! Agar me-time atau we-time benar-benar mampu hadir sebagai waktu yang berkualitas dan produktif. Presiden SBY memang ahli dalam hal strategi, tak heran Master lulusan Webster University, Amerika Serikat ini memang menagmbil jurusan Strategic Management disana saat lalu sebelum ke IPB.
4-ledakan-pendukuk-marissa-haque-ayah-ikang-fawzi-yang-ganteng-bersama-isabella-dan-chikita-fawzi-di-cipanas-jabar-1990Sebagai yunior beliau dari IPB, besar harapan saya bahwa apa yang telah sangat baik pernah dilakukan dimasa periode kepresidenan beliau yang pertama tetap dilanjutkan. Tentu dengan catatan bilamana beliau memang benar HARUS BISA dilantik pada tanggal 20 Oktober 2009 besok ini. Bila memang Presiden SBY mampu melalui tantangan dengan kepiwaian strategiknya seperti biasanya yang kita tahu, maka program BKKBN ini dapat dipakai sebagai katalis yang akan me-leverage performance/kinerja beliau pada periode kedua kepresidennya. Insya Allah…
"Program KB dalam Keluarga Presiden RI Sangat Baik: Marissa Haque & Ikang Fawzi"

Sabtu, 18 Juni 2011

Bahan untuk Bella & Kiki Memilih Calon Suami Kelak: Marissa Haque & Ikang Fawzi

Maulaite Bang Julianto Simanjuntak

Penulis dan terapis kesehatan mental @ Pelikan.

Mengenali Kepribadian dan Mental Pasangan

OPINI | 19 June 2011 | 05:23 148 6 4 dari 4 Kompasianer menilai bermanfaat
Ill. Google

** Julianto Simanjuntak **

Membaca beberapa tulisan tentang kekerasan terhadap pacar di pelbagai media cetak, online dan  TV mendorong saya menuliskan artikel ini. Karena rutin menangani kasus konflik suami-istri dan KDRT, kami menganjurkan mereka yang akan menikah sebaiknya menggunakan premarital test.

1308411890715512566 Tujuannya bisa mengenali (calon) pasangan Anda lebih baik. Terutama hal hal yang tidak “terbaca” selama masa pacaran yang terbatas  waktu. Juga  minimnya keterbukaan pasangan ( maklum selama pacaran yang ditampilkan yang oke-oke saja).

Tujuan tes  membantu Anda mengenali kepribadian hingga kesehatan jiwa calon Anda. Apakah dia  punya gangguan cemas atau depresi dsb.  Jika anda kenali sejak dini bisa melakukan perbaikan atau keputusan berbeda. Jika Anda tetap menikah dengan dia Anda tidak kecewa.

Ada beberapa jenis tes kepribadian yang biasa digunakan terapis. Salah satunya  adalah MMPI (penjelasan ada dibawah). Seleksi para direktur perusahaan hingga Petinggi negara juga menggunakan tes ini. Tes ini bisa digunakan untuk pasutri yang sering konflik dan jalan untuk lebi saling mengenal dan meminimalkan konflik.

Ada lima faset besar kepribadian yang bisa dikenali lewat tes MMPI ini yakni:
(1) Kesehatan mental
(2) Kehidupan sosial
(3) kehidupan Emosi
(4) corak berpikir dan
(5)  cara mengatasi masalah

Dari lima gambaran besar kepribadian di atas akan ditemukan beberapa faset kepribadian lainnya yang  lebih detail antara lain:

1. Keluhan Fisik. Apakah pasangan Anda memiliki banyak keluhan fisik, atau tidak (terutama bila ada
masalah). Atau sebaliknya dia lebih suka menyangkali keluhan fisik.

2. Depresi. Apakah ada Suasana hati yang murung, merasa purus asa; atau sebaliknya punya hati yang terus-menerus riang tapi tidak sesuai dengan situasi.

3. Naif. Apakah dia seorang yang suka menyangkal masalah psikologisnya, suka menarik perhatian dalam situasi sosial.Atau punya kecenderungan tajam dalam berkata-kata, suka memandang hidup berat.

4. Kepercayaan Diri yang ditampilkan. Apakah dia ragu-ragu dalam mengungkapkan diri, minder. Atau sebaliknya berlebihan percaya diri dan bebas menampilkan diri.

5. Keberhargaan Diri. Apakah dia punya perasaan diri tidak berarti danmudah tersudutkan. Atau berlebihan menempatkan harga diri lebih tinggi dari orang lain (angkuh).

6. Akomodasi terhadap perubahan. Apakah calon Anda punyaKemampuan menyesuaikan diri dengan perubahan itu rendah dan lambat beradaptasi. Atau dia punya kemampuan menyesuaikan diri dengan perubahan sangat tinggi, cepat beradaptasi.

7. Minat relasi sosial. Apakah dia seorang yang aangat membatasi diri dalam relasi, dan merasa tidak membutuhkan orang lain. Atau sebaliknya dia selalu terbuka untuk membina relasi dengan berbagai kalangan.
8. Penyesuaian Sosial. Apakah dia sulit mempercayai orang lain, cepat tersinggung, dan cepat curiga terhadap orang lain. Sangat tidak peka terhadap orang lain dan situasi.

9. Sikap terhadap Otoritas, aturan dan atau rutinitas. Apakah dia berani dan suka menentang aturan, otoritas dan tidak toleran terhadap rutinitas. Atau sebaliknya apakah dia orang yang mudahlarut dalam rutinitas.

10. Tanggung Jawab Sosial. Apakah Tanggung jawabnya rendah, dan kurang mempedulikan dampak dari tingkah lakunya terhadap orang lain. Apakah nilai-nilai hidupnya sudah matang atau belum mantap.

11. Apakah dia orang yang merasa harus bertanggung jawab atas keadaan orang lain, dan cepat merasa bersalah (guilty feeling) untuk ssuatu yang bukan tanggung jawabnya. Apakah nilai-nilai hidupnya terlalu ketat (ekstrim)

12. Kemandirian. Apakah dia orangnya pasif dan sangat bergantung pada bantuan orang lain atau
kemandirian tinggi, seolah tidak membutuhkan orang lain

13. Dominansi. Apakah dia kurang mampu dalam memotivasi dan mengarahkan diri sendiri dan orang lain. Atau ekstrim lain terlampau ingin mengatur orang lain. Apakah dia orangnya kompetitif atau tidak.

14. Ambisi untuk berprestasi. Apakah dia punya keinginan untuk maju atau mudah puas dengan apa yang sudah diperoleh. Atau dia terlalu ambisius, dan suka mendobrak hambatan dengan cara apapun

15. Stabilitas Emosi. Apakah dia punya Energi besar, overaktif, emosi tidak stabil, impulsif, meledak-ledak, dan moody. Atau sedang tidak semangat, low energy, dan low activity level

16. Tingkat Kecemasan. Apakah kecemasannya tinggi atau rendah (cenderung tidak waspada)

17. Apakah calon Anda seorang yang ekspresif dalam menyatakan perasaan, da lebih memilih bersama orang lain daripada sendiri

18. Apakah dia sukadengan sengaja menekan rasa cemas untuk menghindari hal yang menyakitkan, menjadi kurang cemas dan terlalu santai. Atau cenderung menekan perasaan tatkala berada dalam lingkungan sosial
19. Cara berpikir: Apakah dia punya banyak pikiran aneh, negatif, prasangka, tidak logis, atau imajinatif dan abstrak

20. Apakah dia orang yang berpikir terlalu praktis, hanya berdasarkan kasat mata, dan solusi yang dia ambil tidak variatif. Atau pikirannya luwes, terbuka dan bersedia menerima sudut pandang yang berbeda

21. Bagaimana Daya Juang Terhadap Kesulitan. Apakah daya juangnya sangat lemah, dan mudah menyerah menghadapi kesulitan. Atau sebaliknya punya Daya juang sangat tinggi, bersemangat dan agresif mendobrak hambatan

22.Daya Tahan Terhadap Tekanan. Apakah Daya tahannya terhadap tekanan (stres) rendah atau mudah banget merasa stres. Atau daya tahannya terhadap stres tinggi, atau tidak mudah merasa stres
23. Cara Menyelesaikan Masalah. Apakah dia cenderung menggampangkan masalah. Suka melarikan diri dari masalah, atau membesar-besarkan masalah. Apakah dia mampu mengatasi masalah dengan segera, realistik dan objektif

Penjelasan tentang MMPI
Dari penjelasan di atas betapa besar manfaat yang kita terima dari tes ini bukan?

MMPI (Minnesota Multiphasic Personality Inventory) merupakan jenis test terutama untuk mengidentifikasi aspek-aspek psikologis seseorang. Alat test yang lebih bersifat empirik ini mula-mula dikembangkan oleh JC Kinley seorang psikolog yang juga seorang psikiater dari Universitas Minnesota, Minneapolis, USA.

MMPI mulai dipublikasi untuk pertama kalinya pada tahun 1942, hingga revisi dilakukan pada tahun 1989 menjadi MMPI2. MMPI sebenarnya lebih difokuskan bagi uji klinis kejiwaan seseorang terutama untuk mengidentifikasi penyimpangan-penyimpangan psikologis untuk keperluan terapi. MMPI dikemudian hari juga dipakai untuk keperluan psikotes bagi orang normal.

Tes MMPI ( Minnesota Multiphasic Personality Disorder) ini umum dipakai oleh para psikiater dan psikolog klinis. Dalam seleksi jabatan di pelbagai sekolah, karir hingga calon pejabat negara menggunakan MMPI.
Alat test yang terdiri dari 567 pertanyaan dan memerlukan waktu kurang lebih 2 (dua) jam untuk mengerjakannya.

HASIL TES
Hasil tes yang dikelola komputer akan menghasilkan grafik, yang kemudian diinterpretasikan psikolog dengan menggabungkan analisa gambar dan isian lembar kehidupan. Diakhir loran tes ada kesimpulan dan saran
Ini adalah Salah satu contoh kesimpulan umum dan saran. Grafik tes dll tidak bisa saya cantumkan disini karena terlalu banyak.

Contoh: laporan Sdr.  X (klien dengan kasus depresi)
Ø Ybs tampak sedang mengalami kondisi emosi yang kurang stabil, ada hambatan dalam kepribadiannya. Ada indikasi ybs sedang depresi. Ybs merasa diri tertekan, konflik diri, murung, pesimis dan menarik diri secara sosial (withdrawal). Ybs tampak memiliki rasa rendah diri, rasa insecure, dan kecemasan yang tinggi. Ybs memiliki konsep diri yang buruk. Ybs merasa dirinya tidak berarti dan tidak berguna. Akibatnya, ybs gampang merasa tegang dan panik apabila mendapat tekanan atau konflik. Apalagi ego strength nya agak lemah, sehingga gampang stress dan ’down’ kalau ada tekanan atau konflik. Karena kondisi yang dialaminya tersebut, penyesuaian dirinya pun yang jadi kurang baik. Ybs merasa dirinya kecil dan tidak berdaya bila bersama-sama orang lain.

Ø Ybs pada dasarnya tipe orang yang keras, individualis, tidak mudah menyerah dan fokus pada tujuan. Namun acapkali ia kurang mempertimbangkan perasaan atau kebutuhan orang lain dalam mencapai tujuannya sehingga acapkali ia mudah konflik atau bergesekan kepentingan dengan orang lain. Akibatnya, ybs bisa tidak disukai oleh orang lain karena sikap dan perilakunya tersebut. Namun demikian, ybs bisa tidak peduli terhadap pergunjingan orang lain. Ia bisa menyendiri atau bekerja sendiri.

Ø Ybs pada dasarnya memiliki angan-angan yang kuat untuk mencapai tujuan atau standard yang ditetapkan. Namun karena kondisi yang kurang stabil, akibatnya ybs tidak optimal dalam mengaktualisasikan potensi-potensi dirinya. Dalam bekerja, ybs bisa menunjukkan sikap yang serius, mau bekerja keras dalam mengusahakan sesuatu hingga terlaksana. Dalam kondisi optimal, ybs sebenarnya bisa berjuang untuk mencapai tujuannya. Ybs bisa bekerja dengan baik untuk tugas-tugas yang menantang dari hal-hal teknis. Hanya saja, karena sikapnya yang serius dan sungguh-sungguh dalam melakukan sesuatu, membuat dirinya jadi gampang tegang dan lelah secara fisik. Kelemahannya, ybs jadi kurang tenang dan relaks dalam menghadapi hidup.

Ø Ybs sebenarnya memiliki banyak ide dan inisiatif. Tampak ybs ingin menunjukkan diri lebih tegas, mantap dan berani mengambil keputusan atau kesempatan. Namun saat ini inisiatif dan ide-idenya banyak tertahan dan tidak berkembang, karena ada hambatan dalam kepribadiannya tersebut. Ybs sebenarnya memiliki keinginan yang kuat untuk bisa berarti atau berpengaruh bagi hidup orang lain. Hal inilah yang kadang mendorong atau memotivasi ybs agar bisa membantu memecahkan masalah orang lain. Dalam hal ini kadang-kadang ybs memiliki harapan/tuntutan yang tinggi, baik terhadap dirinya sendiri maupun orang lain. Akibatnya, acapkali ybs bisa mudah kecewa dan marah apabila ada orang lain yang tidak berperilaku sesuai dengan harapannya. Dalam kondisi kecewa terhadap orang tertentu, ybs bisa bersikap kritis, marah dan blak-blakan mengungkapkan kekecewaannya.

Saran:
Ø Ybs tampaknya mengalami masalah pribadi yang cukup berat sehingga kondisi emosinya saat ini kurang stabil. Ada perasaan yang kuat akan ketidakberdayaan dan ketidakberartian. Ada indikasi depresi, withdrawal, kecemasan dan sensitifitas yang tinggi. Ybs disarankan untuk mengikuti konseling untuk membantu mengatasi masalahnya tersebut, agar penyesuaian dirinya bisa lebih baik.
Semoga  sharing ini bermanfaat. Thx sudah membaca, vote dan beri masukan

Sumber: Bahan kuliah MMPI
Salah satu contoh tes MMPI

http://grahita.wordpress.com/2010/02/26/seputar-validitas-alat-test-bernama-mmpi/
Julianto Simanjuntak
@Juliantowita

Jumat, 04 Maret 2011

Nasihat Imam Al Ghazali bagi Kebahagiaan Gender & Pernikahan: Marissa Haque & Ikang Fawzi

isabella-fawzi-anak-ikang-fawzi-marissa-haque

Menurut Imam Al-Ghazali, kepatuhan kepada Allah akan mengilapkan hati seseorang, sedangkan maksiat kepada-Nya, akan menghitamkannya.

ikang-fawzi-dan-marissa-haque-selalu-mesra
Nah, bagaimana dgn orang yg berbuat dosa lalu segera berbuat baik Al Ghazali menjelaskan lebih lanjut bahwa, hati seseorang tersebut tidak otomatis hitam. Cuma cahayanya jadi berkurang. Sama spt sebuah cermin yg tertutup hembusan nafas lalu disapu, kemudian dihembusi lagi, disapu lagi. Meski bersih, masih menyisakan keruh.

Sumber: http://marissahaque.blogdetik.com

"Nasihat Imam Ghazali dalam Kehidupan Kami: Dikutip oleh Marissa Haque dan Ikang Fawzi"

Senin, 20 Desember 2010

Keberhasilan Program KB di Tangan Kepala Daerah: Ikang Fawzi & Marissa Haque

Menjadi Kepala Daerah seperti Gubernur/walikota/Bupati adalah sebuah jabatan eksekutif ditingkatan daerah, adalah tidak beda dengan pejabat negara lainnya maupun presiden yang mempunyai garis-garis besar dalam bekerjanya maupun hubungan antar lembaga. Hal tersebut untuk menjaga tidak tumpang tindihnya birokrasi dalam pemerintahan yang mengakibatkan inefisiensi implementatif. Singkatnya, hal ini membantunya dalam menjalankan pemerintahan yang syarat dengan elemen hukum dan politik.

Selanjutnya Kepala Daerah haruslah seorang yang mempunyai visi dan misi yang jelas yang terutama dalam kepemimpinan daerahnya. Selain itu tidakkah lebih baik jika seorang kepala daerah yang amanah, dalam arti mampu memujudkan apa yang dijanjikan selama kampanye? Disini stategi-strategi pembangunan yang efektif diperlukan guna menjaga kestabilan serta kelancaran dalam merealisasikannya, bukan kalkulasi dukungan politik semata.

Secara pribadi, kesemuanya berpusat pada satu inti yaitu kinerja. Sebuah janji, tujuan ataupun cita-cita pasti akan terletak pada proses kinerja bagaimana mencapainya. Demikian juga dengan seorang Kepala Daerah, akan semakin bermanfaat bagi masyarakat daerahnya jika mengandalkan kinerja-kinerja yang kongkrit. Apalagi dalam era otonomi daerah sekarang ini yang memberikan keleluasaan yang lebih pada daerah sehingga dapat dikatakan awal yang baik dalam pengembangan dan pembangunan.

Untuk kelanjutannya agar kebijakan pemerintah daerah sinkron dengan kenyataan dilapangan serta berguna untuk memberikan poin-poin determinasi maupun kolaborasi target-target pembangunan, sebaiknya dilakukan upaya-upaya dasar seperti penyerapan aspirasi masyarakat, pemetaan geografis daerah, pemahaman kondisi sosial budaya maskarakat lokal serta pemahaman ekonomi lokal. Secara empiris, hasil-hasil tersebut diatas berbeda satu sama lain setiap daerah. Untuk itulah dapat kita simpulkan bahwa setiap daerah memiliki potensi dan karakteristik yang berbeda yang tentunya menuntut perlakuan berbeda pula. KD haruslah benar-benar mengerti akan daerahnya. Bukan sekedar figur terkenal, tokoh maupun emosi putra daerah belaka.

Beberapa aspek yang harus dipenuhi antara lain:

(1) Aspek Ekonomi
Gerak ekonomi adalah salah satu yang terpenting dalam suatu daerah. Perkembangannya juga tidak lepas dari geologis ekonomis dan historis masyarakat setempat, sehingga hal ini memungkinkan perbedaan karakteristik perekonomian satu daerah dengan yang lain. misalnya daerah A yang tanahnya subuh untuk pertanian maka mayoritas penduduknya bergerak dibidang pertanian. Berbeda dengan daerah B yang dekat dengan pantai dan tanah yang kurang subur sehingga tidak cocok untuk lahan pertanian, maka dari itu penduduknya lebih banyak yang bekerja dibidang perikanan dan pariwisata.

Dari ilustrasi diatas, salah satu strategi untuk menyiasati dalam hubungannya dengan pengembangan ekonomi adalah memakai konsep keunggulan komparatif, yaitu pembangunan dengan mengembangkan keunggulan ekonomis setempat, dimana tidak terdapat ditempat lain. Pola ini memungkinkan untuk membentuk identitas dan meningkatkan daya saing tersendiri satu sama lain antar daerah. Hal tersebut dengan membawa dampak positif dalam pembangunan nasional karena akan banyak terbantu dalam menentukan kebijakan dan efisiensi.


Selain itu, tugas pemerintah daerahlah yang memberikan tatanan pijakan dan dukungan yang penuh pada kewirausahaan dan kegiatan ekonomi lainnya. Secara lebih nyata dalam dunia bisnis membutuhkan stimulus-stimulus seperti penyediaan infrastruktur, birokrasi perijinan yang praktis, insentif pajak, aturan-aturan main yang jelas dalam berbisnis, pengelolaan kekayaan alam yang tidak monopolitik, perlindungan, pendidikan dan pelatihan usaha, upah minimum daerah, memberdayakan organisasi-organisasi pekerja dan kebijakan supported sektoral lain-lainnya yang sesuai.

Masalah pengangguran dan tingginya angka angkatan kerja juga tidak kalah penting untuk diselesaikan dengan menciptakan program-program kerja yang padat karya maupun memberikan insentif kepada usaha yang melibatkan tenaga yang banyak. Surplus anggaran daerah seharusnya dimaksimalkan dengan program diatas serta dalam rangka menyediakan infrastruktur usaha yang berkesinambungan.

(2) Aspek Kesehatan

Aspek ini meliputi tingkat kelahiran, tingkat umur rata-rata hidup, kebersihan, kondisi Mandi cuci kakus (MCK), populasi penduduk dalam hubungannya dengan kesehatan, pemahaman masyarakat tentang kesehatan, pelayanan dan kuantitas publik kesehatan didaerah, program vaksinasi, disease preventives dan masih banyak lagi. Secara ringkas, program-program yang berhubungan dengan kesehatan lokal sangat mendukung berjalannya aspek lain. Oleh karena itu concerning akan meningkatkan kualitas kesehatan, akan memudahkan masyarakat dalam mengakses kebutuhan sehatnya. Ada semacam timbal balik positif jika semakin sejahtera suatu daerah maka semakin tinggi kualitas kesehatan masyarakat, semakin mudah pemerintah menjalankan proses pembangunan, begitu sebaliknya.

(3) Aspek Tata Ruang Kota

masalah ini mungkin menjadi permasalahan daerah dimana-mana yaitu kurang tertatanya tata ruang kota yang baik. Akibatnya terjadinya tumpang tindih pembangunan pemukiman, areal pendidikan, perkantoran, mall, pelayanan public lainnya, hotel, bangunan-bangunan yang mempunyai historikal yang tinggi dan lain-lainnya. Jika kita melihat situasi-situasi urban khususnya sangatlah crowded berserta aktivitas masyarakatnya yang berjejal-jejalan.

Ada baiknya untuk mengatasinya dibuat cities designs planning yang membantu pengaturan dan alokasi konsentrasi pembangunan infrastruktur. Untuk memperkuatnya maka memasukkannya dalam salah satu orientasi kebijakan-kebijakan daerah sangatlah mendukung selain memberikan landasannya berupa payung hukum atas implementasinya.

Strategi yang lain adalah memangkas birokrasi proyek-proyek yang ada dengan mekanisme satu pintu, memungkinkan terkontrolnya di dilapangan dan memperkecil inefisiensi yaitu pungutan, korupsi, kolusi maupun pajak berganda.

(4) Aspek Pendidikan

Aspek ini tidak kalau pentingnya dengan yang lain. Dus, sangat berhubungan dengan kebijakan pemerintah pusat.

Memajukan pendidikan adalah suatu keharusan yang di amanatkan undang-undang dan menjadi ujung tombak pembangunan bangsa negara di masa depan.

Perkembangan pembangunan nasional di dunia pendidikan sudah ada peningkatan meski berjalan lambat. Program wajib belajar, sekolah gratis dan peningkatan anggaran pendidikan diharapkan mampu memperbaiki kualitas dan kuantitas warga negara.

Di tingkatan daerah, dukungan pemerintah daerah untuk mengembangkan dan meneruskan kebijakan tersebut dengan mempersiapkan pelaksanaan dan teknis program-program yang ada, selain mengontrol hambatan-hambatannya, seperti pungutan diluar pendidikan, bocoran alokasi anggaran pendidikan dan sebagainya.

Diluar itu tidak menutup kemungkinan pemerintah daerah memajukan pendidikan dengan kreativitas sendiri sepanjang tidak keluar kebijakan nasional, misalkan peran aktifnya dalam sekolah-sekolah alternatif, memfasilitasi sekolah dengan dunia usaha, dukungan kepada sekolah selain negeri dan sebagainya.

Masih banyak lagi pembahasan-pembahasan diluar kontek diatas yang seperti saya ulas diatas. Perbedaan sangat mungkin terjadi satu daerah dengan daerah lain tentang prioritas kerja kepala daerah sehingga sinergi dengan kebutuhan-kebutuhan masyarakatnya.

Cakupan diatas menggambarkan situasi dan solusi singkat atas daerah-daerah secara general yang semoga dapat memaksimalkan pembangunan tentunya. Insya Allah demikian adanya.

Rabu, 12 Mei 2010

Ber KB adalah Keputusan Bersama Pasutri: Ikang Fawzi & Marissa Haque

Ber KB adalah Keputusan Bersama Pasutri: Ikang Fawzi & Marissa Haque

Selasa, 30 Maret 2010

Kyai Sahal (NU) dan Dukungan pada KB: Marissa Haque Fawzi

PELUNCURAN Buku Keluarga Maslahah yang diadakan di Ballroom Hotel Mulia ini mempunyai magnet kuat bagi seluruh elemen masyarakat. Tak terkecuali artis dan politisi Marissa Haque yang ditunjuk sebagai pembawa acara dalam launching buku tersebut. Sabtu (20/3/2010).

Terkait masalah Keluarga Berenca (KB), Marissa mengatakan bahwa, masalah ledakan penduduk merupakan bencana besar bagi seluruh masyarakat.

Maka, dengan adanya program KB dan kependudukan dari pemerintah itu agar dapat mengurangi ledakan penduduk. Ia menambahkan apa yang dilakukan hari adalah satu bentuk pemahaman tentang penting program pemerintah itu.

Sementara Kiai Sahal, menurut Marissa, merupakan tokoh agamawan yang mampu bicara tentang KB dan kependudukan. Sehingga dilihat dari perspektif agama apa yang menjadi program pemerintah bisa dilaksanakan oleh masyarakat.

"Nah, ini ada Kiai bicara BKKBN. Ini dua entitas yang menurut saya terasa klik atau kohesif. Terus judulnya kemaslahatan, jadi kemanfaatan" ungkap Marissa.

Marissa Haque menuturkan bahwa saat ini istilah yang menyebutkan banyak anak banyak rejeki sudah tidak relevan lagi. Pasalnya kondisi masa lalu berbeda dengan apa yang kita rasakan saat ini.

"Mungkin dulu masih relevan. Manusia masih belum banyak sementara dibutuhkan pekerja pertanian yang banyak. Tapi saat ini lapangan kerja sudah sempit dan persaingan semakin kompetitif" jelas Politisi PPP itu.

Artinya, tambah Marissa, saat ini masyarakat harus benar-benar mengerti akan bahayanya ledakan penduduk. Salah satu solusi dalam meredam peledakan penduduk ialah dengan mengikuti program Pemerintah yang di tugaskan kepada Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional. (iwan taunuzi)

Kyai Sahal dalam buku yang telah habis kubaca tiga kali.

Sumber: http://www.tribunpontianak.co.id/read/artikel/6481/marissa-haque-angkat-bicara-soal-kb

Bersahabat dengan Anak Menjadi Keniscayaan: Marissa Haque Fawzi

Dua Anak Itu Cukup: Marissa Haque & Ikang Fawzi

Bahwa pernikahan adalah merawat cinta dan menjaga perkawinan! Secara bathiniah cinta ibarat seperti sebuah pohon yang perlu untuk disirami dan dipupuk dengan 'takaran' yang pas. Subhanallaaaaah...


Saya dan kedua anak gadisku ingin menjadi tiga bidadari kompak untuk Ikang Fawzi suamiku tercinta. Karena alhamdulillah walau 'hanya' memiliki dua anak saja--dan percaya bahwa anak lelaki dan perempuan sama saja--kami jadi mampu merencanakan quality time untuk sellau saat bersama 'hanya' yang nyaman-nyaman saja.

Kami sadar bahwa hidup di dunia belumlah di surga, sumber segala permasalahan selalu akan muncul dalam kehidupan kita didepan mata. Komunikasi efektif yang berkualitas adalah akar resep persepsi terhadap sumber permasalahan keluarga muda Indonesia yang memilih utuk berpisah dan membuat rumah tangga baru (cera-berai). Sedih sekali melihat mereka yang telah memutuskan bahwa cerai adalah jalan keluar bagi kesepakatan berkeluarga teman-teman artis Indonesia. Ingin saya berbagi kepada mereka semua, agar mereka yang telah menikah merasa perlu mempertahankan pernikahan yang telah dijalankan. Lalu punya dua anak saja itu cukup, lai-laki atau perempuan sama saja.

Antisipasi Melalui KB Alternatif terhadap Global Climate Change: Marissa Haque

Ini adalah pemikiranku yang sangat dalam bahwa untuk mengantisipasi  Global Climate Change dapat salah satunya melalui Melalui KB. Nah, alternatif terhadap pemanasan global pasca trauma kita semua terhadap seluruh kesulitan hidup dan penghidupan saya Marissa Haque benar-benar ingin mengajak anda semua untuk mengangkat trauma yang sangat dahsyat dan membekas dibawah alam sadar dan lama bercokol dibawah sadar kita. Hipnoterapi melalui menjaga keberlangsungan kehidupan manusia melalui keberanian menghadapi realita hidup terhadap pasca shock dan menghasilkan kegelisahan luar biasa pada masyarakat Indonesia dan membuat psikologis manusia kembali menjadi santai dan menerima keikhlasan hidup dalam konteks kejiwaan masyarakat Indonesia.

Mengampelas trauma pasca shock harus dengan "me-time" yang berkualiatas dimana 'a kind of never ending story' mengurus anak-anak yang banyak tidak terjadi manjaid sesuatu yang embeded dalam kehidupan berkeluarga pasangan suami-istri muda di Indonesia. Sehingga filosofi keluarga kecil dengan dua anak itu cukup dan mampu menjawab tantangan zaman adalah hal yang tak terhindarkan.

Karenanya 2 anak itu cukup, lelaki atau perempuan samaaaaa... sajaaaaa...

Ikang Fawzi & Marissa Haque untuk BKKBN Jawa Timur: "2 anak cukup lelaki atau perempuan sama saja"

BKKBN di Jawa Timur: Ikang Fawzi & Marissa Haque

Gambar dibawah ini adalah Marissa Haque istriku dan Ibu Menteri Dalam Negri (Mendagri) Vita Gamawan Fauzi dalam sebuah kesempatan dialog di TV One Jaktim, untuk sosialisasi pentingnya keluarga berencana dalam mengatasi ledakan penduduk di Indonesia.

Atas jasa/relasi baik Icha istriku dengan seluruh stakeholders BKKBN, kami sekeluarga mendapat kesempatan untuk tampil sebagai IKON baru BKKBN ditanah kelahiran Ibu mertuaku R Ay. Mieke Soeharijah yaitu Jawa Timur. Alhamdulillah, minggu lalu sudah ditayangkan di seluruh stasiun lokal Jatim.

Dan atas diberikannya kepada kami kepercayaan dari tim BKKBN Jatim untuk menjadi IKON peduli Keluarga Berencana ini memicu semangat kami untuk lebih baik didalam bekerja dan tidak berhitung soal waktu dan energi yang telah dan akan kami keluarkan. Karena bagi kami apa yang kami sekeluarga lakukan saat ini adalah investasi kebaikan bagi sustainable development Indonesia kita tercinta.

Our common goal, yaitu Indonesia's future value! Insya Allah demikian adanya. Tag line Iklan BKKBN Jawa Timur dengan Keluarga Ikang Fawzi: "2 anak cukup lelaki atau perempuan sama saja."

Sumber: http://bkkbn-ikang-marissa.blogspot.com/2010/01/ikang-fawzi-marissa-haque-untuk-bkkbn.html

Launching Buku Kyai Sahal untuk NU mendukung BKKBN: Marissa Haque Fawzi

NU mendukung BKKBN
(Marissa Haque Angkat Bicara Soal KB)

PELUNCURAN Buku Keluarga Maslahah yang diadakan di Ballroom Hotel Mulia ini mempunyai magnet kuat bagi seluruh elemen masyarakat. Tak terkecuali artis dan politisi Marissa Haque yang ditunjuk sebagai pembawa acara dalam launching buku tersebut. Sabtu (20/3/2010).

Terkait masalah Keluarga Berenca (KB), Marissa mengatakan bahwa, masalah ledakan penduduk merupakan bencana besar bagi seluruh masyarakat.

Maka, dengan adanya program KB dan kependudukan dari pemerintah itu agar dapat mengurangi ledakan penduduk.

Ia menambahkan apa yang dilakukan hari adalah satu bentuk pemahaman tentang penting program pemerintah itu.

Sementara Kiai Sahal, menurut Marissa, merupakan tokoh agamawan yang mampu bicara tentang KB dan kependudukan. Sehingga dilihat dari perspektif agama apa yang menjadi program pemerintah bisa dilaksanakan oleh masyarakat.

"Nah, ini ada Kiai bicara BKKBN. Ini dua entitas yang menurut saya terasa klik atau kohesif. Terus judulnya kemaslahatan, jadi kemanfaatan" ungkap Marissa.

Marissa Haque menuturkan bahwa saat ini istilah yang menyebutkan banyak anak banyak rejeki sudah tidak relevan lagi. Pasalnya kondisi masa lalu berbeda dengan apa yang kita rasakan saat ini.

"Mungkin dulu masih relevan. Manusia masih belum banyak sementara dibutuhkan pekerja pertanian yang banyak. Tapi saat ini lapangan kerja sudah sempit dan persaingan semakin kompetitif" jelas Politisi PPP itu.

Artinya, tambah Marissa, saat ini masyarakat harus benar-benar mengerti akan bahayanya ledakan penduduk. Salah satu solusi dalam meredam peledakan penduduk ialah dengan mengikuti program Pemerintah yang di tugaskan kepada Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional. (iwan taunuzi)
Kyai Sahal dalam buku yang telah habis kubaca tiga kali.

Sumber: http://www.tribunpontianak.co.id/read/artikel/6481/marissa-haque-angkat-bicara-soal-kb

Prinsip "Segitiga Munasinghe" untuk Antisipasi Ledakan Penduduk: Marissa Haque (dari PSL-IPB)

Prinsip "Segitiga Munasinghe" untuk Antisipasi Ledakan Penduduk: Marissa Haque (dari PSL-IPB)
Duta BKKBN Marissa Haque Fawzi (Istri Ikang Fawzi)

Berakhir Tahun bersama Keluarga Prof. Dr. Sri Edi Swasono

Berakhir Tahun bersama Keluarga Prof. Dr. Sri Edi Swasono
Naik Pesawat Rakyat Deraya, Akhir Tahun bersama Prof Dr. Meuthia Hatta dan Kel (Meneg PP 2005)

Kembang Setaman Rumahtangga Ikang & Marissa

Kembang Setaman Rumahtangga Ikang & Marissa
Kembang Setaman Rumahtangga Ikang & Marissa

BASF Award ke Mannheim, West Germany Hadiah Allah bagi Pernikahan Siri Kami (Sept 1986)

BASF Award ke Mannheim, West Germany Hadiah Allah bagi Pernikahan Siri Kami (Sept 1986)
BASF Award ke Mannheim, West Germany Hadiah Allah bagi Pernikahan Siri Kami (Sept 1986)

Daddy's Approach untuk Keluarga Kecil Menjawab Tantangan Zaman, Ikang Fawzi, Bella dan Chikita

Daddy's Approach untuk Keluarga Kecil Menjawab Tantangan Zaman, Ikang Fawzi, Bella dan Chikita
Daddy's Approach untuk Keluarga Kecil Menjawab Tantangan Zaman, Ikang Fawzi, Bella Fawzi, dan Chikita Fawzi

Ikang Fawzi dan Marissa Haque saat Pacaran (dirumah Lapagan Roos Raya No.36, Tebet Utara, Jaksel)

Ikang Fawzi dan Marissa Haque saat Pacaran (dirumah Lapagan Roos Raya No.36, Tebet Utara, Jaksel)
Kesepakatan Punya anak Hanya 2 Saja: Ikang Fawzi & Marissa Haque

Daftar Blog Saya